BANTU WARDOYO TEKNISI HP PENGIDAP TUMOR USUS
Foto Ketika Wardoyo Di Rumah Sakit

Setahun lalu Wardoyo mengalami deman yang tiada henti. Badan menggigil begitu rupa. Awalnya dikira terinfeksi virus covid 19 yang sedang merebak di kampungnya, desa Waled kabupaten Cirebon. Dia coba cari penawar sakitnya dengan obat warung, namun tak juga reda.

Demam itu tak juga turun, selama beberapa minggu menyebabkan pekerjaannya terbengkalai. Wardoyo adalah seorang teknisi handphone yang ahli dalam memperbaiki kerusakan berbagai jenis hp. Dia membuka counter di kampungnya bergantian jaga dengan Oca, istrinya. Akan tetapi semenjak sakit deman mendera berminggu minggu akhirnya counter hp miliknya harus tutup.

Foto Wardoyo Masih Sehat

2 bulan kemudian bersama sang istri, Wardoyo periksa ke dokter. Dan dari informasi dokter didapat berita yang mengejutkan. Wardoyo terkena radang usus dan kemungkinan Tumor Usus! Itulah yang menyebabkan demam tak kunjung turun. Hasil diagnosa sementara ini dilengkapi dengan memeriksakan diri ke rumah sakit dan dari hasil lab membuktikan bahwa memang benar, ususnya bermasalah. Nampak ada sebuah kristal di dalam ususnya yang diduga tumor.

Pencernaan Wardoyo terganggu, buang air pun mulai bermasalah. Untuk melahap makanan hanya sanggup beberapa suap, dan ini membuat bobot tubuhnya merosot. Dari yang sebelum sakit 82 kg saat ini hanya 45 kg dan cenderung terus menurun mengingat asupan makannya mengalami kesulitan.

Sempat dirawat di 3 rumah sakit daerah dan umum karena kondisinya yang seringkali ngedrop dengan biaya hasil pinjam saudara, tetangga dan rentenir. Menjual barang barang elektronik untuk mencukupi kebutuhan sehari hari. Dan kini mereka sudah kehabisan amunisi.

Foto Wardoyo bersama kerabat/istri/saudara

Tak ada penghasilan karena yang menjadi tumpuan keluarga sama sekali tak berdaya. Sesekali Oca istrinya menawarkan servis HP kepada para tetangga yang mengalami kerusakan HP, namun itu juga jarang mendapat pekerjaan.

Keluhan terberat Wardoyo saat ini adalah demam, kesulitan makan dan buang air, kehilangan tenaga dan rasa sakit pada sekujur badannya bahkan tidur di kasurpun membuat tulang pinggulnya nyeri tiada tara. Untuk bangkit dari kasur dia dibantu istrinya, dipapah menuju kursi roda saat dia ingin menghirup udara segar di luar rumah.

Mereka telah dikarunai seorang putra berusia 5 tahun yang sebentar lagi akan masuk sekolah, sementara orangtuanya tengah berjibaku melawan penderitaan akibat tumor usus. Wardoyo akan menjalani operasi dan kemoterapi pertama di bulan ini. Dan mereka membutuhkan bantuan kita, dukungan doa serta bantuan keuangan demi meringankan proses pengobatannya.

Yuk kita bantu semampu kita, inshaaAllah Wardoyo dapat kita selamatkan.

    Belum ada update

2 Jun 2021

Hamba Allah
Rp 100.264